Wisata Gunung papandayan
Gunung Papandayan salah
satu Gunung yang berada di wilayah Garut yang menjadi objek wisata yang menarik
untuk dikunjungi. Gunung yang memiliki daya tarik tersendiri
pada wangi belerang, hutan
mati dan keindahan bunga
edelweisnya merupakan Gunung Kedua Setelah Gunung Cikurai yang selalu
membuat para pendaki ingin mengunjunginya. Gunung tersebut merupakan gunung
berapi yang masih aktif, rekor pertama meletus pada bulan Agustus 1772, ketika
itu memuntahkan berkubik‐kubik
material beberapa kilometer ke udara, dengan menelan korban sebanyak 3000 orang
dan menimbun 40 desa disekitar gunung berapi tersebut. Tinggi Gunung Papandayan
yaitu 2.665 dpl.
Nama Papandayan itu sendiri
berasal dari bahasa sunda “Panday” yang berarti pandai besi. Dahulu, ketika
masyarakat melintasi gunung ini, sering terdengar suara-suara yang mirip
keadaan ditempat kerja pandai besi, suara itu berasal dari kawah yang sangat
aktif. Demikianlah gunung ini kemudian dinamakan Papandayan oleh masyarakat
disekitar gunung ini
Berkunjung dan menelusuri
setiap sudut Gunung papandayan memberikan kesan tersendiri.
Dari puncaknya
gunung mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan yang indah dan menkjubkan
karya seni Alloh, Tuhan yang maha esa lewat kepulan asap belerang yang keluar
dari mulut kawah. Disekitar kawah udaranya cukup panas, untuk itulah bawa topi
dan pelindung sinar matahari, bila anda pergi ke lokasi tersebut. Keindahan
Kawah Papandayan yang dapat dinikmati dari dekat serta keindahan hamparan bunga
Eidelweiss (anaphalis javanica). Dengan suasana sejuk alam pegunungan. Untuk
sementara orang bahwa air yang ada di sekitar kawah bisa dimanfaatkan untuk
mengobati penyakit kulit yang mujarab.
Gunung
papandayan mempunyai dua jalur pendakian, untuk jalur pendakian pertama yang
relatif mudah yaitu jalur pendakian lewat cisurupan dan untuk jalur pendakian
yang kedua yaitu lewat jalur pendakian Pengalengan.
Gunung
papandayan Memiliki dayatarik tersendiri karena keindahanya serta lewat Keanekaragaman
Hayatinya, bahkan sejak jaman kolonial G. Papandayan telah menjadi cagar alam dimulai
sejak tahun 1924. Ketika itu pemerintah kolonial Belanda menetapkan kawasan
hutan dan kawah Papandayan seluas 884 Ha menjadi cagar alam. Saat ini total
luas cagar alam telah bertambah menjadi 6807 Ha ditambah taman wisata alam
seluas 225 Ha. Penambahan luas cagar alam dan taman wisata alam ini ditetapkan
melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 226/kpts/1990 tanggal 8-5-1990.
Wilayahnya meliputi G. Papandayan, G. Puntang, G. Jaya, G. Kendang, Tegal
Panjang dan kawah Darajat. Dengan statusnya sebagai cagar alam berarti G.
Papandayan beserta keanekaragaman hayati didalamnya dilindungi oleh negara
Republik Indonesia.
Keindahan pada daerah
kawah, kita dapat menjumpai tumbuhan semak yang tahan terhadap gas beracun
seperti suwagi, rumput kawah dan paku kawah. Semakin menjauh dari kawah,
tumbuhan semak menjadi lebih beraneka ragam lagi. Selain suwagi, pohon segel,
ramo gencel, huru koneng, semak harendong, edelweiss, rumput kawah, paku andam,
tumbuhan rambat gandapura dan bungburn dapat kita jumpai didaerah ini.
Semakin ke tepian jalan,
kita akan menemui pohon ki haruman yang dahannya dipenuhi benjolan mendomonasi
pemandangan. Ke utara di belakang daerah bekas pesanggrahan Hoogbert hut,
kondisi hutan mulai berubah karena pengaruh kawah yang mulai berkurang. Hutan
disini dipenuhi oleh pohon-pohon berdiameter sedang yang rapat dengan lantai
hutan namun jarang ditumbuhi semak, kita dapat menjumpai pohon kendung,
anggrit, huru batu dan huru sintok. Selain itu, tumbuhan paku bagedor juga
dapat kita jumpai bersama rumput carex dan semak teklan.
Mulai dari Cisupabeureum (2126 Mdpl), dikaki G. Puntang sampai Tegal Panjang, pohon-pohon berdiameter besar yang diselimuti oleh lumut dengan lantai hutan rapat yang ditumbuhi oleh tumbuhan bubukuan dapat kita jumpai disini. Pohon anggrit dan ki hujan sangat mendominasi pada hutan ini, selain pohon salam anjing dan salam beurit. Dua jenis herba penutup tanah yaitu Elatostema eurhynchum dan Elatostema rostratum mudah terlihat disini bersama tumbuhan rambat arbei hutan.
Mulai dari Cisupabeureum (2126 Mdpl), dikaki G. Puntang sampai Tegal Panjang, pohon-pohon berdiameter besar yang diselimuti oleh lumut dengan lantai hutan rapat yang ditumbuhi oleh tumbuhan bubukuan dapat kita jumpai disini. Pohon anggrit dan ki hujan sangat mendominasi pada hutan ini, selain pohon salam anjing dan salam beurit. Dua jenis herba penutup tanah yaitu Elatostema eurhynchum dan Elatostema rostratum mudah terlihat disini bersama tumbuhan rambat arbei hutan.
Selain tumbuhan-tumbuhan
diatas, kita juga dapat menjumpai dan mengamati beberapa satwa liar yang hidup
di hutan Papandayan ini, seperti monyet surili, lutung, babi hutan, mencek dan
macan tutul. Didaerah pinggiran hutan dekat perkebunan kita akan menjumpai
dengan mudah binatang tando, sigung dan careh.
Menurut catatan dokumen
kolonial Belanda, dahulu kala masih dapat dijumpai banteng, rusa dan pelanduk
yang terlihat merumput di Tegal Panjang. Pemangsa berupa harimau jawa juga
masih sering muncul. Tetapi sekarang semuanya hanya tinggal kenangan saja,
satwa-satwa tersebut telah punah.
Panorama Alam dan Wisata
Gunung Api (Vulkanowisata) Gunung Papandayan selain dikenal banyak
orang karena panorama alam, keindahan kawah dan sunrisenya yang memikat, juga
dikenal banyak orang karena kondisi gunungnya yang dapat dijadikan sumber ilmu
pengetahuan bagi para pemerhati gunung api. Termasuk bagi para pelajar,
mahasiswa dan peneliti yang memerlukan data-data yang berkaitan dengan cabang
ilmu pengetahuan alam seperti ilmu kehutanan, geologi, vulkanologi, geofisika
dan lain-lai. Itulah sepengal cerita Tentang keindahan salahsatu Gunung yang
berada didaerah Garut.
Kampung Sampireun
Jelajah sunda, jelajah kota
Garut karena di tempat ini terdapat tempat wisata yang didesai dengan nuansa perkampungan
sunda yang khas. Kampung Sampireun Resort & SPA dengan dengan konsep perkampungan
sunda ini sendiri memiliki keunikan, dan keindahan yang tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi
banyak para wisatawan yang berkunjung ke kota Garut.
Kampung
Sampireun merupakan sebuah Resort bernuansa Perkampungan Sunda yang berada di
ketinggian ± 1.000 meter diatas permukaan laut.
Berlokasi di
Kampung Ciparay desa Sukakarya kecamatan Samarang Kabupaten Garut, Jawa Barat
dengan luas area ± 3,6 hektar termasuk luas Situ Sampireun (1 Hektar) dengan 7
mata airnya.
Kampung Sampireun diambil
dari nama sebuah Situ (yang artinya Danau) dan arti kata sampireun dakam bahasa
indonesia adalah tempat singgah, situ atau namalainya danau ini memiliki sumber
mata air yang besar yang dimanfaatkan oleh masarakat setempat untuk mengairi
sawah, ladang dan tempat pemandian umum. Nuansa asri dan sejuk akan terasa
tatakala kita melihat kesudut danau yang terdapat kebun bambu dengan suara
gemericiknya serta pepohonan yang rindang yang siap memanjakan mata yang
melihatnya, di bagian sudut lainya ditata dengan tema “Tropical Gardenlust”
dengan Konsep Back “To Nature “ yang sempurna dan unik inilah menjadi salah
satu primadona kota Garut serta menjadi tempat pavorit untuk melewatkan moment
terindah bersama orang yang tersayang. Kampung sampireun ini juga tempat yang
pas untuk meluangkan akhir pekan bagi pribadi-pribadi yang membutuhkan
istirahat dari rutinitas sehari-hari di kota besar.
Kampung Sampireun memiliki
22 Bungalow
ü 8
unit tipe Kalapalua Suite (Satu kamar tidur & teras),
ü 4
unit tipe Kurjati Suite (Satu kamar tidur, ruang tengah, & teras),
ü 6
unit tipe Waluran Suite (Dua kamar tidur, ruang tengah, & teras),
ü 1
unit tipe Cikuray Suite (Dua kamar tidur, ruang tengah, & teras),
ü 1
unit tipe Papandayan Suite (Dua kamar tidur, ruang tengah, & teras) ,
ü 1
unit tipe Manglayang (Tiga kamar tidur, ruang tengah, & teras).
Bungalow dirancang dengan ciri khas Rumah
Panggung Tatar Sunda Parahyangan. Kampung Sampireun memiliki fasilitas:
ü Seruling
Bambu Restaurant,
ü Bale
Putri Amantie,
ü Waroeng
Kopi ala kampung sebagai tempat interaksi Warga Kampung (Tamu dan Karyawan),
ü tradisional
Kiara Payung Meeting Room yang menampung hingga 45 orang,
ü Taman
Sanghyang Dayu Garden yang dapat dipergunakan sebagai tempat “Dinner Party”,
ü Kolam
Renang, dan Taman Sari Royal Heritage Spa yang berdiri pada tahun 2003.
Peresmian pembukaan Spa tersebut dilakukan oleh Amelia Vega, Miss Universe
2003. Serta fasilitas Children Playground.
Ada yang menarik dari kampung sampireun ini
yaitu sebuah perahu yang disiapkan untuk setiap bungalau, setiap tamu yang
menginap dapat menikmati nuansa Situ Sampireun ditemani dengan ribuan Ikan Mas
yang akan menemani ketika dianter perahu menuju bungalau. Rasanya kurang apdol
bila tidak ada musik tradisoinal sunda, maka dari itu untuk menambah suasana
khas sunda Para tamu juga dapat menikmati acara “Calung”, yaitu kesenian
tradisional yang dipentaskan setiap sore di deck utama danau. Dan pada malam
hari para Tamu akan di “Nina Bobo-kan” oleh alunan Kecapi Suling yang dimainkan
langsung oleh grup kesenian Kampung Sampireun. Setelah dinner, ada staff kami
yang akan mengelilingi danau dari perahu untuk menyuguhi “Sekoteng”, minuman
tradisional Sunda untuk menghangatkan tubuh.
Oh ia, Salah satu fasilitas di resort ini
adalah Taman Sari Royal Heritage Spa. Spa ini memiliki 2 Villa, 2 ruangan
standard, 5 therapist, 1 ruang meditasi, 1 ruangan body sauna, jamu bar dan
juga kolam renang mini. Diberikan 25% diskon untuk semua treatment paket bagi
mereka yang bermalam di Kampung Sampireun (Kecuali sauna dan special promo).
Sebagai salam pembuka untuk Tamu yang baru
tiba akan dihidangkan “Welcome Drink” berupa “Bajigur” yaitu minuman
tradisional yang terbuat dari Santan, Gula Merah, dan Daun Pandan. Dihidangkan
hangat, serta panganan kecil berupa Rangginang-Ranggining da keripik. Semakin Penasarkan? Ayo berkunjung segera dan pesan sebelum
Kehabisan tempat.
Rekomendasi
Berlibur ke Kampung Sampireun Resort & Spa pilihan yang tepat karena dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang
lengkap baik untuk acara formal maupun non formal mislanya fasilitas rapat , layanan kamar, toko,
kotak penyimpanan aman, concierge tersedia untuk Anda nikmati. Koran harian,
air botol gratis, balkon/teras, TV satelit/kabel, pembuat kopi/teh dapat
ditemukan di setiap kamar. Untuk meningkatkan jumlah bermalam para tamu, hotel
ini menawarkan fasilitas rekreasi seperti sauna, kolam (anak), kolam renang
(luar ruangan), olahraga air (tak-bermotor), taman. Temukan semua yang Garut
tawarkan dengan membuat Kampung Sampireun Resort & Spa sebagai pangkalan
Anda.
Kebun Mawar Situpaha Garut
Garut Endah, Garut memang
tiada duanya. Pada masa jaman penjajahan Garut biasa disebut Swiss Van Java,
julukan tersebut bukan tanpa alasan melainkan kota Garut pada waktu itu dikenal
dengan ketertiban, kebersihan, dan keindahan alamnya yang sejuk. Suhu udaranya
yang dingin membuat kita berasa di swiss, satu hal lagi yang akan membuat kita
betah tinggal di Garut yaitu panorama Alam yang menawan yang dikelilingi
pegunungan yang membuatnya menjadi kota Istimewah tujuan wisata. Tidak dapat
dipungkiri bahwa pemandangan alam kota Garut sangat indah. Tidak salah para
turis maupun artis dari luar negeri sangat betah berwisata di Garut, contohnya
saja Charlie Chaplin. Tidak terlalu timpang apabila dibandingkan dengan Swiss
dalan hal keindahan pemandangan alamnya.
Rekomendasi tempat yang
harus di kunjungi ketika bermain ke Garut adalah Kebun Mawar Situpaha, Disana kita
bisa menikmati keindahan kebun mawar yang luas dengan dihiasi berbagai jenis
bunga mawar yang beraneka warna yang akan membuat liburan menjadi lebih berkesan
dengan suasana yang Romantis tentunya. Kabar Gembiranya untuk sahabat yang
datang dari Luar Kota rasanya kurang apdol bila tidak menginap dan merasakan
sesasi Romantis bermalam di Kebun mawar bersama orang tersanyang karena di
perkebunan tersebut disediakan 3 pondok penginepan yang masing-masing memiliki
keistimewaan tersendiri.
Yang Pertama Pondok Granium
yaitu Pondok yang dikelilingi taman Bunga yang siap menyapa anda di waktu pagi
dari balik jendela
Yang Kedua Pondok Damasena
yaitu Pondok yang dikelilingi hamparan pembibitan bunga tentunya akan membuat
anda serasa mejadi ratu dan raja cocok buat mengahabiskan malam bersama orang
tercinta
Dan yang Terakhir nih
Pondok Magnolia yang Paling Istimewa dari posisi tempat dan harganya :D karena
tempatnya terletak di tengah-tengan perkebunan. Menarik Bukan?? Oh ia satu lagi
penginepan atau vilanya didesain khusus dengan ciri khas kayu sebagai material
utama untuk membuat kesan alami menyelaraskan dengan kebun mawar sehingga
membuat simponi keindahan Alam yang Indah Bingit. Semua pondok penginepanya terletak
dipinggir bukit agar tidak mengganguu keindahan hamparan bunga mawarnya.
Keindahanya Tiada
tandinganya dengan latar perbukitan serta bangunan perkotaan Kota Garut
Tarif masuk taman bunga
mawar garut relatif murah bila dibandingkan dengan tempat wisata lainya yaitu sebesar
Rp. 15.000,- / Orang, di dalam ada tempat untuk makan dengan berbagai pilihan
variasi makanan. Sebelum masuk jangan lupa membayar karcis setelah masuk jangan
lupa memesan Nasi Liwet Kumplit, Black Coffee dan Ice Vanilla Situ Hapa. Oke untuk
pelayanan pihak resort memberikan nilai baik. Tempat ini lebih cocok untuk
jalan-jalan dan dijadikan salah satu target wisata ketika datang ke Garut,
berfoto-foto ala India dan nikmati kopi hitam di area kebun mawar yang luar,
direkomendasikan untuk menjadi salah satu item di paket wisata ke Garut, masuk
ke kebun mawar dan makan siang disana bisa menjadi pilihan yang sangat pas dan
menarik.
untuk menuju lokasi cukup
mudah ko, Lokasinya melewati Hotel Mulih ka Desa dan Sampireun, jalan menanjak
yang menuju Objek Wisata Kawah Kamojang. Tidak terlalu sulit apalagi yang sudah
terbiasa berlibur ke Darajat pas, Kalau yang masih kebingungan bisa tanya mbah
Google aja dah :D





















